Tetaplah Tersenyum Walau Hati Sedang Lara
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Judul di atas bukanlah sekedar omong kosong belaka. Judul tersebut sebenarnya aku sampaikan buat temanku yang saat ini sedang berduka karena kehilangan pasangan hidupnya.
Dunia ini memang tidak baik-baik saja. Ketika pandemi dimulai tahun lalu, korban-korban yang meninggal selalu saja ada. di Indonesia saja, angka kematiannya begitu meresahkan sehingga pemerintah giat mengkampanyekan gerakan disiplin hidup sehat 6M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas).
Saat ini negeri Indonesia mengalami duka nestapa yang luar biasa. Bahkan teman-teman kita, saudara-saudara kita, bahkan orang tua kita turut berguguran. Aku yang sedang menulis artikel blog ini saat ini dalam kondisi sehat wal afiat, begitu pula keluarga kecilku (istri dan anak).
Dengan penuh rasa cinta dan hormat, izinkanlah aku untuk menyampaikan dukungan moral yang besar dan tidak terhenti kepada semua saudara-saudaraku yang saat ini melakukan isolasi mandiri, atau yang sedang berada di rumah dan giat menjaga kesehatan dengan rajin berjemur, mengkonsumsi vitamin dan mentaati anjuran pemerintah untuk melakukan gerakan 6M.
Saudaraku, meski dunia saat ini dalam keadaan suram dan penuh malapetaka, tetaplah tersenyum dan teruslah berharap bahwa suatu saat nanti "badai" ini akan segera berlalu. Tetaplah tersenyum walau batin sedang sakit. Tetaplah tersenyum walau hati ini penuh lara dan derita. Tetaplah tersenyum namun juga terus waspada terhadap keadaan terkini.
Saat ini, aset pribadi yang paling berharga adalah kesehatan. Aset yang harus diperjuangkan mati-matian adalah kesehatan fisik dan mental. Bila kesehatan fisik dan mental terganggu, maka harapan untuk sembuh menjadi sia-sia dan impian untuk mewujudkan cita-cita menjadi sirna.
Bila secara pribadi kalian mampu menjaga kesehatan dan mematuhi anjuran pemerintah, maka berikutnya adalah berbagilah kepada sesama kalian. Berbagi di sini maksudnya adalah kalian bisa menyebarkan pesan positif ini kepada keluarga kalian, kerabat, sanak saudara, bahkan sahabat-sahabat kalian.
Percayalah, kekuatan tekad kalian untuk bangkit bersama dan memulihkan negeri ini terasa meski dari kejauhan.
Percayalah, kesungguhan kalian untuk menegakkan disiplin hidup sehat akan tersalurkan secara tidak langsung kepada teman-teman lainnya.
Bila fisik dan mental kalian sehat dan mampu melakukan proteksi diri dari bahaya pandemi, maka percayalah bahwa kalian tidak akan bakal mudah terpapar oleh virus durjana ini.
Semoga pesan ini bermanfaat buat kalian semua dan juga seluruh insan negeri kita tercinta, Indonesia.
Terima kasih atas perhatiannya, jaga terus kesehatan dan semoga tetap bahagia.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Komentar
Posting Komentar