New Normal (1)

Meski dunia saat ini tampak tenang dan damai, para pemimpin besar tahu bahwa masalah belum selesai. Dunia belumlah bebas sepenuhnya dari pandemi global COVID-19. Jangankan pemimpin dunia, pemimpin negeri ini saja bekerja ekstra keras memulihkan ekonomi bangsa ini dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi global ini.

Kita sebagai rakyat Indonesia seharusnya juga bekerja keras memulihkan keadaan ekonomi lewat jalan kita masing-masing. Kita berupaya melindungi harapan yang telah dikumandangkan oleh presiden kita, Jokowi. Kita tetap berpegang kepada cita-cita yang kita miliki, dan berusaha keras mencapai cita-cita tersebut. Diam saja bukanlah pilihan, sehingga kita harus bergerak mulai dari diri kita sendiri.
Dengan mematuhi himbauan pemerintah tentang social distancing, mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan, dan berupaya tenang dan tidak cemas, kita akan mampu melewati pandemi global COVID 19 dengan perasaan bahagia.

Menulislah bila merasakan bahagia
Menulislah bila merasakan sedih
Menulis adalah lukisan kata-kata yang menggambarkan perasaan kita terhadap suatu peristiwa
dan kita tidak akan merasakan beban emosi berlebihan
Pikiran kita tetap tenang

tetaplah mengharapkan masa depan, tapi juga siaga terhadap apapun yang terjadi nanti
hope for best case scenario, yet plan for worst case scenario

bukankah saat-saat kritis ini mengingatkan kita bahwa kita adalah manusia
bukankah saat-saat kritis ini mengingatkan kita bahwa kita adalah makhluk Tuhan
bukankah saat-saat kritis ini mengingatkan kita bahwa kita mempunyai tanggung jawab untuk memelihara amanah dari Allah SWT
bukankah saat-saat kritis ini mengingatkan kita bahwa kita harus berjuang untuk memelihara harapan dan melindunginya apapun yang terjadi

dan ketahuilah, di tengah saat-saat bergejolak sekarang ini, pahlawan-pahlawan akan lahir ke dunia dan berupaya sekuat tenaga untuk menyelamatkannya

untuk apa kalian menunggu pahlawan-pahlawan tersebut, bila ternyata kalian pun bisa menjadi mereka?
untuk apa kalian berdiam diri menunggu keajaiban datang, bila ternyata kalian bisa menciptakannya?

kita hidup di dunia ini hanya sementara, kawan!
berilah arti kepada dunia sekeliling kita
berkarya dan berdedikasi semaksimal mungkin
untuk apa menunda-nunda, bila kita bisa melakukannya mulai sekarang, SEKARANG!

Surabaya, 29 Juni 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMBUAT KUTIPAN : MENJADI BIJAK DALAM SEHARI

1-1-2021