MEMBUAT KUTIPAN : MENJADI BIJAK DALAM SEHARI
Assalamualaikum Wr. Wb.
Dulu, orang menganggap bahwa kutipan dibuat oleh orang-orang yang pintar dan pemikirannya setingkat dengan filsuf, pertapa, dll. Menulis kutipan dalam satu kalimat saja sudah membuat orang lain terpukau dan langsung memberi pujian selangit kepada si pembuat kutipan tersebut.
Pertanyaannya adalah, apakah orang yang kemampuannya sedang-sedang saja atau lebih mudahnya disebut orang biasa juga bisa membuat kutipan yang bikin "wow"?
Jawabannya adalah BISA!
Sebenarnya, semua orang bisa memetik hikmah dari kehidupannya, pengalamannya, bahkan musibah atau trauma yang dialami. Semua itu direnungkan, dihayati, dan bahkan bisa jadi pelajaran berharga lewat proses kontemplasi yang mendalam, hingga akhirnya melahirkan suatu kebijaksanaan yang bersifat umum (mengacu pada hukum alam) dan khusus (tergantung personal yang mengalaminya).
Bentuk hasil penghayatan tersebut dirangkum dalam satu kalimat atau lebih yang disebut KUTIPAN (QUOTE). Boleh-boleh saja kita meminjam kutipan dari orang-orang terkenal asalkan kutipan tersebut "nyambung" (related) dengan kehidupan kita. Hanya saja dampak negatifnya apabila meminjam kutipan dari orang lain secara berlebihan adalah kita akan semakin malas dalam berpikir secara mendalam (deep thinking).
Sehingga aku lebih menyarankan untuk menulis kutipan yang merupakan produk pemikiran sendiri.
Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana caranya untuk bisa membuat kutipan seperti itu?
Berdasarkan buku THE 5 AM CLUB oleh Robin Sharma, terdapat model TRANSIENT HYPOFRONTALITY, dimana kita bisa memasuki keadaan FLOW yaitu menghentikan "monkey mind" untuk sementara waktu, menenangkan diri sehingga gelombang otak kita bergeser dari BETA menuju ALPHA dan bahkan sampai THETA. Pada keadaan tersebut, prefrontal cortex berhenti sejenak untuk beberapa saat, kortisol menurun namun dopamine dan serotonin meningkat tajam. Hal ini bisa dilakukan biasanya saat lingkungan sekitar kita menjadi sepi, sunyi dan diam (SILENCE, SOLITUDE, and STILLNESS).
Di saat-saat itulah, kita mampu mengeluarkan potensi terdalam kita, kita secara tidak sadar masuk ke dalam suatu keadaan dimana kita tenggelam dalam apa yang kita kerjakan.
Saya sendiri mengakui bahwa saya pernah mengalami hal ini beberapa kali, tapi untuk memasuki keadaan FLOW ini berulang kali butuh kemauan yang keras namun tidak dipaksakan. Semua itu mengalir saja dengan syarat kita benar-benar suka melakukannya.
Sehingga menulis kutipan terbaik pun butuh penghayatan yang tinggi apabila kita bisa memasuki keadaan FLOW ini.
Kesimpulannya adalah, kita pun bisa menjadi bijak dalam satu hari asalkan mampu berpikir mendalam dan memetik pelajaran dari kehidupan kita, sehingga kita bisa membagikannya kepada orang lain yang mungkin sedang membutuhkan inspirasi.
Terima kasih karena membaca tulisan ini hingga selesai. Semoga menjadi inspirasi untuk kalian semua.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Komentar
Posting Komentar