MY WORLD AFTER THE 2ND PANDEMIC HIT

 Assalamu'alaikum Wr. Wb.


Setelah sekian lama absen, akhirnya aku kembali menulis sesuatu di dalam blog ini. Kali ini tema yang kuangkat adalah masa depan dunia setelah serangan virus COVID-19 varian terbaru.

Dunia, khususnya negeriku Indonesia, digoyang oleh serangan virus COVID-19 varian delta. Virus ini sebetulnya tergolong ringan, namun cepat penyebarannya. Pada waktu itu, masyarakat belum mengetahui secara mendalam tentang virus ini, sehingga respon awal adalah selalu kelabakan, frustrasi dan cenderung berpikiran negatif.

Seakan-akan seperti film horor, ketakutan pun bermunculan di mana-mana, bahkan kita sendiri pun tidak menyadari bahwa kita juga cenderung berprasangka buruk dan selalu pesimis apabila virus ini melanda lingkungan terdekat, apalagi keluarga.

Teman dekat, saudara, bahkan orang tua (intinya segala usia) mudah terpapar oleh virus ini. Sisanya adalah antibodi tubuh yang mampu menahan pergerakan virus ini atau tidak. Selama dua bulan terakhir, pemerintah kita tak kenal lelah dan berusaha mencari cara agar angka kematian tidak meningkat, dan walaupun pasien COVID-19 meningkat, tingkat kesembuhannya harus dipercepat, dengan cara protokol kesehatan (5M) yang diperketat, pemercepatan vaksinasi, dan dimudahkannya pelayanan kesehatan secara online.

Syukur alhamdulillah, horor pun perlahan-lahan berkurang. Meski begitu, masih ada ancaman baru yaitu varian Mu yang dikabarkan lebih berbahaya daripada varian yang sudah ada. Oleh karena itu, pemerintah (diwakili oleh Presiden) terus menghimbau masyarakat agar protokol kesehatan 5M, dan juga adaptasi kebiasaan baru yang lebih sehat harus digalakkan.

Yang jelas, dunia tidak akan sama lagi seperti sebelumnya. Dunia sebelumnya yang cenderung masa bodoh dan apatis terhadap ancaman kecil, seperti virus, mulai bergeser menjadi dunia yang selalu berhati-hati, dan bahkan paranoid terhadap virus, khususnya COVID-19 ini.

Lekaslah sembuh, duniaku

Tetaplah tegar menghadapi badai kecil nan berbahaya ini, duniaku

Semoga masa depan yang diimpikan jauh lebih baik dari saat ini...


(Hafzan Alfi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMBUAT KUTIPAN : MENJADI BIJAK DALAM SEHARI

1-1-2021